Sebelum membahas tanggal, hotel, dan harga, ada satu langkah yang sebaiknya Anda lakukan pada travel mana pun — termasuk kami: cek izinnya. Prosesnya tidak lama, dan hasilnya menentukan apakah percakapan berikutnya layak dilanjutkan.

Artikel ini menjelaskan apa itu PPIU, cara mengeceknya di kanal resmi, lima tanda yang harus cocok sebelum Anda membayar DP, dan nomor izin kami sendiri agar Anda bisa mempraktikkannya langsung.

Apa itu PPIU?

PPIU adalah singkatan dari Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah, yaitu biro perjalanan yang memiliki izin dari Kementerian Agama Republik Indonesia untuk menyelenggarakan umroh. Izin ini diberikan kepada badan hukum (PT), bukan kepada perorangan, merek dagang, atau akun media sosial.

Karena itu, yang perlu Anda cocokkan bukan nama merek di iklan, melainkan nama PT pemegang izin beserta nomor izinnya. Izin PPIU hanya melekat pada satu badan hukum.

Kenapa harus dicek sebelum DP, bukan setelahnya?

DP adalah titik ketika uang Anda berpindah tangan. Setelah itu, kalau ada yang tidak sesuai, Anda yang harus mengejar, bukan sebaliknya.

Mengecek izin sebelum DP memberi Anda tiga hal:

  1. Kepastian badan hukum — Anda tahu PT mana yang bertanggung jawab atas keberangkatan Anda.
  2. Dasar untuk akad — nama PT di izin harus sama dengan nama PT di perjanjian.
  3. Alur pengaduan — PPIU berizin berada di bawah pengawasan Kementerian Agama, sehingga ada jalur resmi bila terjadi masalah.

Kalau sebuah travel berbelit saat Anda meminta nomor izin, itu sendiri sudah merupakan jawaban.

Cara mengecek lewat kanal resmi Kementerian Agama

Kementerian Agama menyediakan laman dan aplikasi resmi untuk memeriksa status PPIU, di antaranya yang dikenal dengan nama SIMPU dan Umrah Cerdas. Anda cukup memasukkan nama PT atau nomor izin, lalu mencocokkan hasilnya dengan yang tertulis di brosur, pesan WhatsApp, atau akad.

Kami sengaja tidak menuliskan langkah klik satu per satu, karena tampilan laman dan aplikasi resmi bisa berubah. Prinsipnya tetap sama: cari di kanal milik Kementerian Agama, bukan di situs travel itu sendiri, dan pastikan nama PT serta nomor izin yang muncul identik dengan yang diberikan kepada Anda. Bila ragu, Kantor Kementerian Agama di wilayah Anda dapat dimintai konfirmasi.

Lima tanda yang harus cocok

Izin terdaftar adalah syarat pertama, bukan satu-satunya. Lima hal berikut perlu cocok pada travel mana pun:

No.Yang diperiksaHarus seperti apa
1Nama PTNama PT pemegang izin = nama PT di akad = nama PT di rekening tujuan pembayaran. Tiga-tiganya harus satu nama.
2Nomor izinTertulis jelas di brosur, iklan, situs, dan pesan WhatsApp pembuka — bukan baru diberikan setelah diminta berkali-kali.
3Alamat kantorAlamat fisik yang jelas dan bisa didatangi, bukan hanya nomor WhatsApp.
4Ketentuan tertulisAturan perubahan jadwal, penggantian hotel setara, reschedule, dan pembatalan tertulis di Syarat & Ketentuan, bukan hanya dijanjikan lisan.
5Janji yang wajarTidak menjanjikan hal di luar kendali travel, misalnya "Raudhah pasti dapat". Kunjungan Raudhah diatur lewat aplikasi Nusuk oleh pihak Saudi; travel hanya bisa membantu pendaftaran.

Poin nomor 1 paling sering terlewat. Kalau rekening tujuan atas nama pribadi atau PT yang berbeda dari pemegang izin, berhentilah dulu dan tanyakan.

Izin kami — silakan dicek

Kami menuliskannya di setiap artikel, brosur, dan pesan pembuka; silakan verifikasi sendiri:

MerekBadan hukumNomor izin PPIU
Haqeem Travel (Prima, Zamrud, Ruby, Diamond)PT Bani Haqeem Sejahtera022100190776003
AM Wisata (Mahabbah, Mumtaz, Mahraj)PT Alindra Mutiara Hati91200058127730003

Kantor: Graha Alindra Haqeem, Jl. Haji Samali No. 31 A, Kalibata, Jakarta Selatan. Anda dipersilakan datang untuk konsultasi sebelum memutuskan.

Pembayaran hanya ke rekening atas nama PT pemegang izin — PT Bani Haqeem Sejahtera untuk program Haqeem Travel, PT Alindra Mutiara Hati untuk program AM Wisata. Kami tidak pernah meminta transfer ke rekening pribadi, termasuk atas nama konsultan atau staf. Bila ada yang meminta demikian dengan mengaku dari kami, jangan transfer dan hubungi WhatsApp resmi di bawah.

Semua ketentuan — DP, pelunasan, dokumen, reschedule, pembatalan, penggantian hotel setara — tertulis di Syarat & Ketentuan setiap paket di ihram.asia. Kami tulis semua sebelum Anda transfer.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apakah nama merek yang berbeda dari nama PT berarti mencurigakan? Tidak selalu; banyak travel memakai nama merek yang berbeda dari badan hukumnya, termasuk kami. Yang penting: nama PT di izin, di akad, dan di rekening tujuan harus sama.

Kalau travel bilang "izin sedang diperpanjang"? Minta bukti tertulis dan cek statusnya di kanal resmi Kementerian Agama. Sebaiknya tunda DP sampai statusnya terlihat aktif.

Bagaimana kalau saya diminta membayar lewat perantara atau agen? Pastikan akad tetap atas nama PT pemegang izin dan pembayaran tetap masuk ke rekening PT tersebut. Kalau tidak, tanyakan dahulu ke kantor pusat travel yang bersangkutan.

Langkah berikutnya

Cek dulu nomor izin kami di kanal resmi Kementerian Agama. Setelah yakin, lihat jadwal dan Syarat & Ketentuan per paket di halaman Paket Umroh, lalu hubungi kami:

  • Program Haqeem Travel (Prima/Zamrud/Ruby/Diamond): WhatsApp 0811-9699-770
  • Program AM Wisata (Mahabbah/Mumtaz/Mahraj): WhatsApp 0811-8382-979

Pesan pertama kami akan mencantumkan nama PT dan nomor izin — silakan cocokkan dengan artikel ini.


Haqeem Travel — PT Bani Haqeem Sejahtera, izin PPIU 022100190776003. AM Wisata — PT Alindra Mutiara Hati, izin PPIU 91200058127730003. Graha Alindra Haqeem, Jl. Haji Samali No. 31 A, Kalibata, Jakarta Selatan. Pembayaran hanya ke rekening atas nama PT pemegang izin. Informasi kanal resmi Kementerian Agama dapat berubah; rujuk laman resmi Kementerian Agama untuk prosedur terkini.